Rabu, 01 Januari 2014

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMESTOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA DI SMP MUHAMMADIYAH NGAWEN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMESTOURNAMENT
(TGT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL
BELAJAR IPA DI SMP MUHAMMADIYAH NGAWEN

Eni puji Rahayu*)
SMP Muhammadiyah Ngawen

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran IPA dengan Model Kooperatif tipe Teams-Games-Tournament (TGT) yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Ngawen. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus. Langkah-langkah dalam setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 36 peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Ngawen. Tema yang di gunakan adalah Lingkunganku Tercemar Bahan Kimia dalam Rumah Tangga. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar angket dan lembar soal tes (pretest dan posttest). Data peningkatan motivasi belajar dianalisis dengan menggunakan teknik persentase, sedangkan data peningkatan hasil belajar IPA dianalisis dengan menggunakan Gain Normal dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Kooperatif tipe Teams-Games-
Tournament (TGT) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas VII C SMP Muhammadiyah Ngawen. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui adanya peningkatan motivasi siswa
ditunjukkan dengan adanya kenaikan persentase motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase motivasi belajar siswa adalah 83,3%, sedangkan pada siklus II adalah 94%. Sementara itu,
Peningkatan hasil belajar siswa ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata pretest dan posttest pada setiap
siklus dengan nilai Gain sebesar 0,28 pada siklus I dan 0,61 pada siklus II. Peningkatan hasil belajar peserta
didik juga ditandai dengan adanya peningkatan rata-rata nilai posttest dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,6 poin. Peningkatan tersebut kemudian dianalisis menggunakan effect size dan memberikan efek sebesar 1,8 termasuk dalam kategori tinggi. Nilai dari efek tersebut menandakan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Teams-Games-Tournament (TGT) pada Tema Lingkunganku Tercemar Bahan Kimia dalam Rumah Tangga memberikan efek besar dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Kata kunci : Model Kooperatif tipe TGT, Motivasi Belajar, Hasil Belajar.

Download Artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar